.

.

Pengikut

Kader








“Ruh-ruh itu ibarat prajurit-prajurit yang dibaris-bariskan. Yang saling mengenal di antara mereka pasti akan saling melembut dan menyatu. Yang tidak saling mengenal di antara mereka pasti akan saling berbeda dan berpisah"

(HR Bukhari secara mu’allaq dari ‘Aishah, dan Muslim dari Abu Hurairah)

Salim A. Fillah mengurai hadits di atas dengan jelas. Ruh itu seperti tentara. Ada kekuatan di antara mereka. Imanlah yang menjadi kekuatannya. Yang jika kadar iman serupa. Cukup itu saja. Keduanya akan sepakat, bergerak untuk satu tujuan yang diyakini. Cinta Ilahi. Jika sebaliknya, maka keduanya akan berlainan. Dan sejak awal tidak akan menyatu. Wallahu a’alam.


~Little Mashitah~

'dia'





Retrospeksi itu berlegar
dibebola mataku
Dan sekarang.
aku sudah besar.
punya harapan besar.
dan Tuhan sengaja mempertemukan
aku pula ujian besar.

Tarbiyyah?
mengajarku lebih dewasa.
dari biasa-biasa
ke luar biasa
menguji calar-calar keegoan
untukku genggam
sebesar Ketabahan.
membina secebis ketaqwaan
impian Rabbaniyyin.

Aku sekarang
menyusun jihadku
Terkadang tersilap langkah
aku tajdidkan kembali
terasa bila memandang "dia"
dalam lubuk hati terpasang niat
ingin sekali menjadi sepertinya
kamu tahu?
Seindah Haura'.
mampukah
agar bidadari syurga mencemburuiku.




~Litle Mashitah~

Translate

Terdapat ralat dalam alat ini
Dikuasakan oleh Blogger.
 
..::Little Mashitah::.. Blog Design by Ipietoon